Sudahkah Anda mempelajari kosakata selama bertahun-tahun tetapi Anda masih tidak dapat menemukan kata-kata yang tepat ketika Anda berbicara atau menulis?

Apakah Anda mencoba dengan sia-sia untuk menghafal daftar kata-kata dan ekspresi bahasa Inggris yang tak ada habisnya selama tahun-tahun sekolah Anda?

Jika jawaban atas kedua pertanyaan ini adalah ya, maka Anda hanyalah kasus umum pembelajar bahasa Inggris yang berusaha sangat keras tetapi dengan cara yang salah.

Sayangnya, banyak generasi diajari bahasa dengan cara tradisional dan stereotip ini. Namun, hasil dari teknik ini adalah bukti belaka bahwa sistem ini telah gagal; persentase terbesar dari para siswa ini tidak dapat berkomunikasi secara efektif baik dalam pidato lisan maupun tulisan.

Tentu saja, mereka telah melakukan ribuan latihan tata bahasa dan mereka telah mempelajari banyak kata dan ungkapan tetapi hasilnya masih buruk dalam banyak kasus.

Jadi Anda mungkin bertanya-tanya: apa alternatifnya?

Mengintegrasikan kosa kata dan tata bahasa ke dalam bahasa nyata.

Teori linguistik modern menyatakan bahwa Anda benar-benar "tahu" suatu bahasa ketika Anda dapat berkomunikasi melalui itu secara efektif dalam bentuk lisan dan tulisan. Kita harus mempertimbangkan fakta bahwa dalam linguistik kita mempelajari tata bahasa dan sintaks secara terpisah hanya dalam bahasa "mati" seperti Latin atau Yunani Kuno karena bahasa-bahasa ini tidak lagi diucapkan.

Tentunya, kita tidak bisa mengikuti metode pengajaran yang sama dalam kedua kasus; bahasa modern "hidup" sehingga mereka membutuhkan pendekatan yang sama sekali berbeda.

Bagaimana Anda belajar bahasa ibu Anda?

Melalui berbicara dan mendengarkannya. Anda tidak mempelajari aturan tata bahasa atau menghafal daftar kata apa pun; semua ini muncul jauh di kemudian hari dalam hidup Anda.

Grammar dan kosakata harus dipelajari melalui penggunaan dan latihan. Siswa harus terlebih dahulu belajar menggunakan kata kerja atau suara pasif misalnya dan kemudian memberi nama atau mempelajarinya.

Kita harus mengalami bahasa bukan hanya mempelajarinya!

Kosakata juga dapat diajarkan melalui teks atau situasi kehidupan nyata. Kata-kata tidak bisa dipelajari dengan mengingat daftar yang terisolasi. Telah terbukti bahwa otak manusia tidak dapat menggabungkan pengetahuan soliter semacam itu.

Kosakata harus selalu dipelajari dalam konteks yang relevan; dialog, teks, artikel, e.t.c. Mendengarkan, membaca, dan menggunakan kata-kata adalah satu-satunya cara untuk menyerap kosakata baru. Rahasianya adalah belajar tata bahasa dan kosakata sebagai bagian alami dari suatu bahasa; cobalah untuk menggunakan struktur tata bahasa baru dan kata-kata ketika Anda berbicara atau menulis. Gunakan mereka dalam kalimat Anda sendiri, jangan hanya mempelajari aturan atau melakukan latihan.

Dengan demikian, mengubah sikap kita terhadap pembelajaran bahasa sangat penting.

Teori pengajaran modern menuntut perubahan. Oleh karena itu, sudah saatnya perusahaan penerbitan dan guru disesuaikan dengan "konsep" dan realitas baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *